Kamis, 25 Agustus 2011

Bandhobi (Female Friend) (2009) Sentuhan Buruh Migran dalam Sinema Korea


Sutradara: Shin Dong Il
Naskah: Shin Dong Il
Pemain: Mahbub Alam (Karim), Baek Jin Hee (Min Seo), Choi In Sook
Durasi: 1 jam 57 menit
Genre: Drama

Bandhobi atau teman wanita dalam bahasa Bangla bercerita tentang Min seo gadis SMA 17 tahun yang bingung di saat teman sebayanya mulai mengambil aneka kursus untuk mengisi liburan ia tidak mempunyai cukup uang. Kemudian secara tidak sengaja kejadian di bus dimana dia menemukan dompet seorang buruh migran Bangladesh Karim. Karena curiga dompetnya tidak ditemukan lagi Karim mengejar Min seo untuk mendapatkan dompetnya. Setelah tertangkap khawatir dilaporkan polisi Min seo berjanji akan membantu kesulitan Karim. Karim yang setahun gajinya tak dibayar bos lamanya yang bangkrut mengalami kesulitan untuk menagih, di saat sulit ia diancam gugat cerai oleh istrinya di kampung halaman.

Min seo yang gadis pemberontak berusaha keras dapatkan uang melalui berbagai pekerjaan paruh waktu. Ibunya yang berpacaran dengan seorang pengangguran membuat konflik ibu dan anak. Pertemuan dengan Karim memberikan secerca kebahagiaan bagi gadis SMA ini ia pun berupaya membantu kesulitan Karim.

Unsur orang asing jarang ditampilkan dalam film Korea. Maklum saja negara ini tidak terlalu banyak imigran seperti eropa dan Amerika. Homogen mungkin itu pantas disebutkan dalam budaya dan lingkungan masyarakat korea. Sutradara Shin Dong il membawa kembali aktor imigran Mahbub Alam yang dulu sempat mendapat peran kecil di filmnya My friend and His wife (2006) seorang aktor mantan buruh migran yang kini melibatkan diri dalam LSM buruh migran di Korea. Shin sempat kesulitan mendapatkan seorang bertampang Asia Selatan yang fasih berbahasa Korea sebelum menemukannya. Mahbub memberi sentuhan tersendiri dalam kisah ini dia berupaya mewujudkan mimpinya meski kenyataan dia diperlakukan buruk di Korea. Sosok Karim masih tidak meninggalkan adat budaya serta tradisi Islamnya seperti menghindari babi (adegan dimana mahbub menraktir Min seo makan dan dia tidak memakan dagingnya lalu diledek Minseo apakah daging itu imut sehingga tak dimakan) suatu hal yang mencerminkan masyarakat homogen korea buta tradisi luar. Atau ketika Min seo menggoda Karim dan memberinya 'handjob' lalu di tengah-tengah meminta Min seo menghentikannya dilanjutkan adegan sujud yang cukup lama. Karim disindir Min seo sebagai pribadi yang kurang menikmati hidup.

Min seo yang diperankan apik oleh Baek Jin hee sebagai remaja pemberontak tapi mandiri dan tulus. Namun yang namanya remaja ada sisi kelabilan dan kenaifan serta polos ia sempat mengajak Karim kabur dan menawari menikah untuk mendapat visa bagi Karim yang sudah overstay. Suatu hal yang menjadikan khawatir ibunya yang harus mengakhiri persahabatan yang unik dua budaya ini.

Keberanian sutradara mengangkat isu baru tentang buruknya keadaan buruh migran kasar di Korea ketidak adilan serta memperkenalkan masyarakat Korea yang homogen kepada tradisi baru di tengah-tengah semakin bertambahnya pekerja migran di Korea haruslah diapresiasi. Termasuk pandangan baru terhadap pekerja dan pendatang barat yang ditampilkan melalui Haines guru les Inggris yang digemari dan dikagumi siswi-siswi korea yang polos dan kurang mengetahui tabiat tengil beberapa bule.

Rating: 3/5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar